Berita Terbaru

Vitinha Tolak Pinangan Real Madrid! Kini Los Blancos Panik Cari Pengganti

Vitinha Tolak Pinangan Real Madrid! Kini Los Blancos Panik Cari Pengganti

Harapan Real Madrid untuk mendatangkan gelandang kelas dunia Vitinha akhirnya pupus. Pemain internasional Portugal itu secara tegas menyatakan tidak m...

Harapan Real Madrid untuk mendatangkan gelandang kelas dunia Vitinha akhirnya pupus. Pemain internasional Portugal itu secara tegas menyatakan tidak memiliki keinginan meninggalkan Paris Saint-Germain, sekaligus memaksa Los Blancos mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah mereka.

Gelandang berusia 26 tahun tersebut tampil luar biasa dalam beberapa musim terakhir bersama PSG. Pada ajang Ballon d’Or 2025, Vitinha bahkan berhasil finis di posisi ketiga. Ia menjadi gelandang dengan peringkat tertinggi dan satu-satunya pemain di posisinya yang mampu menembus 10 besar penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola tersebut.

Performa impresif itu membuatnya dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia saat ini. Situasi tersebut juga menjadikannya target ideal bagi Real Madrid, yang kehilangan dua maestro lini tengah secara beruntun. Toni Kroos memutuskan pergi pada musim panas 2024, disusul Luka Modrić setahun kemudian pada 2025, tanpa pengganti yang benar-benar sepadan.

Sejak awal, proses transfer Vitinha ke Santiago Bernabéu memang diprediksi akan sangat sulit. PSG tentu tidak akan melepas salah satu pemain terbaik mereka dengan harga murah. Namun kini, keinginan pribadi sang pemain menjadi faktor yang benar-benar menutup peluang transfer tersebut.

Dalam wawancara dengan Canal 11 Portugal, Vitinha secara jujur mengungkapkan alasannya bertahan di Paris.

“Pergi dari sini akan menjadi keputusan yang bodoh,” ujarnya.

“Saya tidak merasa itu hal terbaik untuk saya. Saya merasa sangat nyaman di PSG. Orang-orang di sini sangat menghargai saya, dan saya merasa sudah mendapatkan rasa cinta itu. Saya menikmati berada di sini, begitu juga keluarga saya. Kami memiliki tim yang luar biasa dan pelatih yang hebat.”

Komitmen Vitinha terhadap PSG bahkan tidak tergoyahkan oleh tawaran gaji fantastis dari klub-klub Arab Saudi. Beberapa rekan senegaranya seperti Cristiano Ronaldo, Rúben Neves, dan João Félix saat ini bermain di liga tersebut.

Namun bagi Vitinha, stabilitas karier jauh lebih penting dibanding sekadar kenaikan gaji.

“Jangan bersikap naif. Saya lebih memilih karier yang stabil. Di Eropa saya sudah mendapat bayaran sangat baik dan bermain di klub besar. Menggandakan atau bahkan melipatgandakan gaji tidak akan membuat saya lebih bahagia,” jelasnya.

Real Madrid Mulai Mengalihkan Perhatian ke Target Lain

Dengan kontrak Vitinha di PSG yang masih berlaku hingga 2029, peluang Real Madrid untuk merekrutnya memang sangat kecil. Hal itu membuat manajemen klub mulai mempertimbangkan opsi lain yang lebih realistis.

Salah satu nama yang muncul adalah gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister. Pemain tim nasional Argentina itu akan segera memasuki dua tahun terakhir dalam kontraknya bersama klub Premier League tersebut.

Musim ini performa Mac Allister mengalami sedikit penurunan, seiring inkonsistensi yang dialami Liverpool secara keseluruhan. Meski begitu, ia sebelumnya sempat masuk dalam daftar pemain yang diminati Real Madrid atas rekomendasi Carlo Ancelotti. Saat isu tersebut pertama kali muncul, Mac Allister disebut terbuka dengan kemungkinan pindah, meskipun pada akhirnya Madrid tidak pernah benar-benar melanjutkan pendekatan.

Selain Mac Allister, rekan setimnya di Liverpool, Dominik Szoboszlai, juga sempat dikaitkan dengan Los Blancos. Namun agen sang pemain memberi sinyal bahwa gelandang asal Hungaria itu kemungkinan besar akan tetap bertahan di Anfield.

Pilihan lain datang dari Bundesliga. Gelandang VfB Stuttgart, Angelo Stiller, mulai mencuri perhatian berkat perkembangan pesatnya. Nilai transfernya diperkirakan bisa melonjak drastis jika tampil impresif bersama Jerman di Piala Dunia 2026.

Situasi serupa juga bisa terjadi pada gelandang muda Belanda, Kees Smit. Jika Real Madrid benar-benar tertarik, langkah cepat mungkin diperlukan sebelum harga kedua pemain tersebut meningkat tajam.

Di antara berbagai kandidat, nama paling mapan adalah Rodri. Gelandang Manchester City itu berpotensi menjadi opsi menarik karena berasal dari Madrid, sehingga kepindahan ke Santiago Bernabéu bisa dianggap sebagai “pulang kampung”. Kontraknya di City akan habis tahun depan, sehingga peluang untuk mencari tantangan baru terbuka jika sang pemain ingin mencoba pengalaman berbeda sebelum akhir kariernya.

Sementara itu, Real Madrid juga memiliki opsi internal dalam diri Nico Paz. Pemain bertipe playmaker ofensif tersebut diperkirakan akan kembali ke Santiago Bernabéu dari Como pada musim panas mendatang melalui klausul pembelian kembali yang relatif murah.

Namun masih belum jelas apakah Madrid akan mempertahankannya sebagai bagian dari skuad utama atau justru memanfaatkan nilai pasarnya untuk mendapatkan keuntungan besar melalui penjualan.

  • TOPIK
  • Alexis Mac Allister
  • Angelo Stiller
  • Bursa Transfer
  • Dominik Szoboszlai
  • Kees Smit
  • Nico Paz
  • Real Madrid
  • Vitinha
  • TOPIK
  • Alexis Mac Allister
  • Angelo Stiller
  • Bursa Transfer
  • Dominik Szoboszlai
  • Kees Smit
  • Nico Paz
  • Real Madrid
  • Vitinha