Pertandingan antara Galatasaray vs Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions digelar di RAMS Park pada Rabu (11/3) dinihari yang dijadwalkan akan dimulai pukul 00.45 WIB.
Liverpool datang ke pertandingan ini dengan modal kemenangan 3-1 atas Wolverhampton Wanderers di ajang Piala FA. Hasil tersebut memastikan The Reds melaju ke perempat final, di mana mereka akan menghadapi Manchester City pada babak berikutnya.
Kini perhatian Liverpool beralih ke kompetisi Eropa. Dalam pertandingan fase gugur Liga Champions ini, pelatih Arne Slot melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain dibandingkan laga Piala FA sebelumnya.
Perubahan di Lini Belakang Liverpool
Kiper utama Alisson Becker tidak dapat tampil karena mengalami cedera. Posisi penjaga gawang pun diisi oleh Giorgi Mamardashvili.
Di lini pertahanan, Joe Gomez dipercaya mengisi posisi bek kanan. Sementara itu, Ibrahima Konate kembali menjadi starter dan berduet dengan Virgil van Dijk di jantung pertahanan Liverpool.
Pada sisi kiri pertahanan, Milos Kerkez kembali masuk dalam susunan pemain utama setelah sebelumnya diistirahatkan. Situasi ini membuat Andrew Robertson harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Komposisi Lini Tengah dan Serangan
Di sektor tengah, Ryan Gravenberch tetap mempertahankan tempatnya sebagai starter bersama Alexis Mac Allister. Dominik Szoboszlai juga kembali dimainkan sejak awal pertandingan.
Untuk lini depan, Mohamed Salah tetap mengisi sisi kanan serangan. Namun ada dua perubahan lain di sektor ofensif. Cody Gakpo dan Rio Ngumoha tidak menjadi starter dan memulai laga dari bangku cadangan.
Sebagai gantinya, Hugo Ekitike dan Florian Wirtz dipercaya tampil sejak menit pertama.
Kekuatan Galatasaray
Dari kubu tuan rumah, Victor Osimhen menjadi pemain yang paling diwaspadai di lini depan Galatasaray.
Di lini tengah, mantan gelandang Arsenal, Lucas Torreira, dimainkan sejak awal bersama Mario Lemina untuk mengatur permainan tim tuan rumah.
Susunan Pemain Resmi
Galatasaray (Starting XI): Cakir; Singo, Sanchez, Bardakci, Jakobs; Torreira, Lemina; Yilmaz, Sara, Lang; Osimhen. Cadangan: Günay, Batuhan, Sallai, Icardi, Sané, Yunus, Eren, İlkay, Ahmed, Asprilla, Kaan, Boey.
Liverpool (Starting XI): Mamardashvili; Gomez, Van Dijk, Konate, Kerkez; Gravenberch, Szoboszlai, Mac Allister; Salah, Ekitike, Wirtz. Cadangan: Woodman, Misciur, Jones, Gakpo, Robertson, Frimpong, Nyoni, Nallo, Morrison, Ngumoha.
Pandangan Kami
Pertarungan taktikal antara Ibrahima Konate dan Virgil van Dijk melawan Victor Osimhen akan menjadi penentu utama stabilitas pertahanan Liverpool di RAMS Park.
Osimhen, yang memiliki profil fisik eksplosif dan movement tanpa bola yang cerdas, diprediksi akan terus melakukan pressing tinggi untuk memaksa kesalahan dari lini belakang Liverpool yang tidak dipimpin oleh Alisson.
Secara data, ketangguhan Van Dijk dalam duel udara akan diuji oleh kemampuan Osimhen dalam memenangkan bola-bola kedua (second balls). Konate, dengan keunggulan kecepatan dan kemampuannya dalam memenangkan duel darat, harus bermain disiplin untuk menutup celah di belakang fullback yang sering naik membantu serangan, guna meminimalisir risiko transisi cepat yang menjadi spesialisasi Galatasaray.
Di sisi lain, efektivitas serangan Liverpool akan sangat bergantung pada bagaimana Florian Wirtz dan Hugo Ekitike mampu beroperasi di ruang antar lini.
Galatasaray cenderung menggunakan blok pertahanan yang rapat, di mana peran Lucas Torreira dan Mario Lemina sangat krusial dalam memutus aliran bola. Jika trio lini tengah Liverpool: Gravenberch, Mac Allister, dan Szoboszlai, gagal memenangkan dominasi di central midfield, Wirtz berisiko terisolasi dan kehilangan suplai bola.
Sebaliknya, jika Liverpool mampu mengontrol area tengah, pergerakan dinamis Wirtz dapat menarik bek tengah Galatasaray keluar dari posisinya, menciptakan ruang bagi Mohamed Salah untuk melakukan cut-inside yang mematikan, sekaligus memberikan tekanan konstan pada bek kiri lawan, Ismail Jakobs.