Liverpool menghadapi tantangan besar saat menjamu Galatasaray di Anfield pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis dini hari pukul 03.00 WIB. Tim asuhan Arne Slot harus mengejar ketertinggalan agregat 0-1 setelah kalah di leg pertama.
Enam bulan setelah kekalahan 0-1 di Istanbul pada fase liga, Liverpool kembali mengalami hasil serupa di stadion yang sama pekan lalu. Gol cepat dari Mario Lemina menjadi penentu kemenangan Galatasaray dalam laga tersebut.
Liverpool Jagoan Comeback
Arne Slot gagal merayakan pertandingan ke-100 bersama Liverpool dengan hasil positif di leg pertama. Meski demikian, ia tetap optimistis timnya mampu tampil lebih baik di Anfield. Ia juga berharap dukungan suporter tuan rumah bisa menciptakan atmosfer yang sama seperti yang dirasakan di Turki.
Musim lalu, Liverpool tersingkir di babak yang sama oleh Paris Saint-Germain. Jika kembali gagal melaju, tekanan terhadap Slot dipastikan meningkat, terlebih performa tim sedang tidak konsisten dengan hanya satu kemenangan dari empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Harapan Liverpool untuk finis di empat besar Liga Inggris juga kembali terganggu setelah ditahan imbang 1-1 oleh Tottenham Hotspur. Gol penyama kedudukan di menit akhir membuat mereka tetap berada di posisi kelima, tertinggal dua poin dari Aston Villa dengan delapan pertandingan tersisa.
Kini fokus Liverpool beralih ke kompetisi Eropa. Anfield masih menjadi benteng yang cukup kuat, dengan 15 kemenangan dari 19 pertandingan terakhir di kompetisi UEFA. Selain itu, mereka juga meraih lima kemenangan dari enam laga kandang terakhir melawan tim Turki, dengan lima clean sheet.
Liverpool juga memiliki catatan cukup baik saat kalah 0-1 di leg pertama, yakni lolos dalam sembilan dari 13 kesempatan. Namun, secara keseluruhan, mereka tersingkir dalam 11 dari 16 fase gugur UEFA setelah kalah di leg pertama di kandang lawan.
Peluang Lolos Galatasaray
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, tetap menilai Liverpool sebagai favorit. Namun, timnya berada dalam posisi menguntungkan untuk melangkah ke perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2012-2013.
Galatasaray tampil impresif dalam duel dua leg di kompetisi Eropa. Mereka berhasil lolos dalam 14 dari 17 kesempatan setelah memenangkan leg pertama di kandang.
Meski demikian, performa tandang mereka di Liga Champions cukup mengkhawatirkan. Dalam 23 laga tandang terakhir, mereka kalah 19 kali dan hanya mencatat dua kemenangan serta dua hasil imbang. Selain itu, mereka hanya menang sekali dari 12 laga tandang di Inggris, yaitu saat mengalahkan Manchester United 3-2 pada musim 2023-2024.
Masalah pertahanan juga menjadi perhatian. Galatasaray hanya mencatat tiga clean sheet dalam 33 pertandingan UEFA terakhir, meskipun dua di antaranya terjadi saat menghadapi Liverpool musim ini.
Namun, performa terbaru mereka cukup solid dengan tidak kebobolan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan 3-0 atas Istanbul Basaksehir di Liga Turki. Hasil tersebut membuat mereka unggul tujuh poin di puncak klasemen dengan 10 laga tersisa.
Kondisi Kedua Tim
Liverpool masih belum bisa diperkuat Alexander Isak karena cedera kaki. Selain itu, Giovanni Leoni, Conor Bradley (lutut), dan Wataru Endo (pergelangan kaki) juga masih dalam proses pemulihan.
Mohamed Salah, Hugo Ekitike, dan Ibrahima Konate diperkirakan kembali ke starting XI setelah sebelumnya memulai dari bangku cadangan. Sementara itu, Rio Ngumoha, Cody Gakpo, dan Joe Gomez berpotensi turun ke bangku cadangan.
Dominik Szoboszlai, yang telah mencetak empat gol di Liga Champions musim ini, kemungkinan tetap dimainkan sebagai gelandang serang. Florian Wirtz berpeluang mengisi posisi sayap.
Di kubu Galatasaray, Enes Buyuk masih absen akibat cedera bahu. Metehan Baltaci, Gokdeniz Gurpuz, dan Renato Nhaga tidak masuk dalam skuad Liga Champions.
Abdulkerim Bardakci dan Ismail Jakobs kemungkinan kembali ke lini belakang, sementara Davinson Sanchez harus absen karena skorsing. Okan Buruk juga akan mempertimbangkan pilihan di lini tengah antara Yunus Akgun, Mario Lemina, atau Ilkay Gundogan.
Victor Osimhen menjadi andalan di lini depan dengan total 19 gol musim ini, termasuk tujuh di Liga Champions. Ia berpeluang didampingi Baris Alper Yilmaz dan Noa Lang, sementara Leroy Sane kemungkinan memulai dari bangku cadangan.
Perkiraan Susunan Pemain
Liverpool: Alisson; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Mac Allister, Gravenberch; Salah, Szoboszlai, Wirtz; Ekitike
Galatasaray: Cakir; Sallai, Singo, Bardakci, Jakobs; Torreira, Lemina; Yilmaz, Sara, Lang; Osimhen
Prediksi Skor
Liverpool diprediksi akan menang 3-1 setelah perpanjangan waktu, sehingga unggul agregat 3-2 atas Galatasaray dan lolos ke perempat final.
Meski catatan tandang Galatasaray kurang meyakinkan, kemenangan mereka atas Liverpool musim ini memberikan kepercayaan diri besar. Namun, Liverpool diperkirakan mampu bangkit di Anfield dan mengamankan kemenangan tipis untuk memastikan kelolosan.
Prediksi Skor: Liverpool 3-1 Galatasaray, Agregat 3-2.