Arsenal harus puas dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Wolves dalam lanjutan Liga Inggris. Sempat unggul dua gol lebih dulu lewat Bukayo Saka dan Piero Hincapie, tim asuhan Mikel Arteta justru gagal mempertahankan keunggulan dan kebobolan dua kali, termasuk gol penyeimbang pada menit ke-94.
Hasil ini terasa seperti dua poin yang terbuang. Terlebih, lawan yang dihadapi adalah tim terbawah klasemen yang baru meraih satu kemenangan sepanjang musim liga.
Arsenal memang masih memimpin klasemen dengan selisih lima poin dari Manchester City. Namun mereka telah memainkan dua pertandingan lebih banyak dan masih harus bertandang ke Etihad. Situasi ini membuat hasil imbang tersebut berdampak besar dalam persaingan gelar.
Arsenal Kehilangan Kendali
Pertandingan sebenarnya berjalan nyaman bagi Arsenal di awal laga. Tanpa harus tampil luar biasa, mereka mampu unggul 2-0 berkat sundulan Saka dan gol Hincapie.
Namun setelah itu, intensitas permainan menurun. Arsenal seperti merasa laga sudah berada dalam kendali. Wolves yang tampil pasif di babak pertama perlahan mendapatkan momentum.
Santiago Bueno memperkecil kedudukan lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Tekanan tuan rumah meningkat, dan pada masa tambahan waktu terjadi miskomunikasi antara David Raya dan Gabriel saat mengantisipasi umpan silang. Bola terlepas dari tangkapan Raya dan Tom Edozie memanfaatkannya untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-94.
Ini bukan kali pertama Arsenal kehilangan kontrol dalam pertandingan musim ini. Mereka beberapa kali unggul lebih dulu lalu memberi kesempatan lawan bangkit. Bedanya, kali ini tidak ada gol penyelamat di akhir laga.
Selepas pertandingan, Gabriel Jesus terlibat keributan kecil. Itu menjadi salah satu sedikit tanda emosi dari kubu Arsenal dalam laga yang berjalan tanpa urgensi.
Peran Baru Saka Berbuah Positif
Salah satu sisi positif bagi Arsenal datang dari penampilan Bukayo Saka yang kembali dimainkan sebagai nomor 10. Setelah tampil menjanjikan dalam 45 menit sebelumnya di posisi tersebut, ia kembali dipercaya mengisi lini tengah.
Keputusan itu terbukti tepat sejak awal. Lima menit laga berjalan, Saka menyambut umpan silang Declan Rice dan menanduk bola melewati Jose Sa.
Selebrasi Saka yang menirukan gestur menandatangani kontrak menguatkan kabar bahwa ia telah menyepakati kontrak baru berdurasi lima tahun.
Di luar golnya, kontribusi Saka cukup menonjol. Ia aktif bergerak ke dalam kotak penalti, mampu bertahan dari tekanan lawan, serta bekerja sama dengan Noni Madueke. Hingga digantikan pada menit ke-72, Saka menjadi pemain Arsenal dengan jumlah tekel, intersepsi, dan recovery terbanyak.
Penampilan ini membuka peluang bagi Saka untuk kembali dimainkan sebagai nomor 10 saat menghadapi Tottenham, terlepas dari kondisi Martin Odegaard.
Manajemen Skuad Jadi Sorotan
Malam ini tidak hanya buruk bagi para pemain inti, tetapi juga bagi para pemain pengganti. Eberechi Eze kesulitan memberi pengaruh dan menyia-nyiakan peluang besar di akhir laga. Gabriel Jesus minim kontribusi. Leandro Trossard tampil kurang rapi sebelum akhirnya ditarik keluar.
Namun sorotan juga tertuju pada keputusan Mikel Arteta.
Martin Zubimendi terlihat terlalu berhati-hati dalam distribusi bola dan kurang memberikan daya dorong saat Wolves mulai mengambil alih momentum. Meski demikian, Christian Norgaard tetap berada di bangku cadangan. Padahal gelandang berpengalaman itu dinilai mampu memberi ketenangan di fase krusial.
Di sisi kanan pertahanan, Jurrien Timber tampak kelelahan dan jarang membantu serangan pada babak kedua. Ben White tersedia di bangku cadangan, tetapi tidak dimainkan.
Zubimendi dan Timber memang termasuk pemain yang paling dipercaya Arteta. Namun situasi seperti ini menuntut rotasi yang lebih berani. Dengan jadwal padat dan persaingan gelar yang ketat, pengelolaan skuad menjadi faktor penentu.
Hasil imbang ini belum menutup peluang Arsenal dalam perburuan gelar. Akan tetapi, jika pola kehilangan kontrol seperti ini terus berulang, laga melawan Wolves bisa dikenang sebagai salah satu momen yang menentukan di akhir musim nanti.