Berita Terbaru

Newcastle United Kalah Dramatis 2-3 dari The Bees di St James’ Park

Newcastle United Kalah Dramatis 2-3 dari The Bees di St James’ Park

Newcastle United harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Brentford di St James’ Park setelah tumbang dengan skor 2-3 dalam pertandingan Premier Lea...

Newcastle United harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Brentford di St James’ Park setelah tumbang dengan skor 2-3 dalam pertandingan Premier League yang berjalan penuh drama. Sempat unggul lebih dulu dan kembali menyamakan kedudukan di babak kedua, The Magpies justru kehilangan poin akibat gol telat Dango Ouattara yang membuat publik tuan rumah terdiam.

Laga ini menyajikan hampir semua elemen yang diharapkan dari pertandingan papan atas, mulai dari gol cepat, penalti, kesalahan individu, hingga penentuan di menit-menit akhir. Newcastle, yang terlihat mengontrol permainan sejak awal, harus membayar mahal sejumlah kelengahan di lini belakang.

Newcastle Sempat Unggul, Lalu Kehilangan Momentum

Newcastle membuka keunggulan melalui sundulan keras Sven Botman yang memanfaatkan umpan silang Bruno Guimarães. Gol tersebut membuat tuan rumah tampil semakin percaya diri dan tampak berada di jalur yang tepat untuk mengamankan hasil positif.

Namun, Brentford tidak menyerah begitu saja. Tim tamu perlahan menemukan ritme permainan dan menyamakan kedudukan lewat tandukan Vitaly Janelt. Gol ini menjadi titik balik yang mengangkat kepercayaan diri The Bees.

Petaka kemudian datang bagi Newcastle menjelang turun minum. Jacob Murphy melakukan handball di area terlarang, yang berujung penalti untuk Brentford. Igor Thiago menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa tim tamu berbalik unggul 2-1 saat babak pertama berakhir.

Keunggulan tersebut membuat Brentford memasuki ruang ganti dengan momentum yang jelas berpihak pada mereka.

Balasan Guimarães dan Gol Penentu Ouattara

Memasuki babak kedua, Newcastle meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil ketika Bruno Guimarães dijatuhkan di kotak penalti. Gelandang asal Brasil itu sendiri yang maju sebagai eksekutor dan sukses menyamakan skor menjadi 2-2.

Pada fase ini, pertandingan terlihat mengarah ke hasil imbang. Newcastle terus menekan, sementara Brentford lebih banyak menunggu kesempatan melalui serangan balik.

Saat banyak pihak mulai memprediksi laga akan berakhir tanpa pemenang, Brentford justru mencuri gol kemenangan. Dango Ouattara muncul di momen krusial dan mencetak gol penentu di menit-menit akhir, memastikan kemenangan 3-2 untuk tim tamu.

Gol tersebut menutup laga dengan cara yang menyakitkan bagi Newcastle, yang sebelumnya merasa mampu mengamankan setidaknya satu poin.

Guimarães Bersinar, Janelt dan Ouattara Jadi Pembeda

Di kubu Newcastle, Bruno Guimarães tampil paling menonjol. Selain memberikan assist untuk gol Botman, ia juga mencetak gol dari titik penalti. Pergerakannya di lini tengah, daya juang, serta kemampuannya menciptakan peluang membuatnya menjadi motor utama tim.

Sven Botman juga menunjukkan performa solid dengan mencetak gol pembuka dan melakukan delapan sapuan penting. Meski timnya kebobolan tiga gol, kontribusinya di lini belakang tetap menonjol.

Sebaliknya, Jacob Murphy menjadi sorotan negatif setelah melakukan handball yang berujung penalti. Kesalahan tersebut mengubah jalannya pertandingan dan membuat Newcastle kehilangan kendali.

Di lini depan, Harvey Barnes gagal memanfaatkan dua peluang emas, sementara Yoane Wissa nyaris tidak memberikan dampak berarti sebelum diganti.

Dari sisi Brentford, Vitaly Janelt tampil impresif dengan mencetak gol penyeimbang, melakukan tekel penting, serta menyapu bola di garis gawang. Kontribusinya di kedua sisi lapangan menjadikannya kandidat kuat pemain terbaik.

Dango Ouattara menjadi pembeda utama. Selain memberi assist untuk gol Janelt, ia juga mencetak gol kemenangan. Kecepatan dan keberaniannya dalam menyerang terus merepotkan pertahanan Newcastle.

Mathias Jensen turut berperan penting lewat kepemimpinannya di lini tengah, sementara Igor Thiago menjalankan peran krusial lewat eksekusi penalti yang tenang.

Evaluasi Pelatih dan Dampak Kekalahan

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, memulai laga dengan pendekatan yang cukup efektif. Timnya unggul lebih dulu dan tampil agresif. Namun, lemahnya konsentrasi di lini belakang membuat mereka kehilangan momentum. Pergantian pemain yang dilakukan juga tidak mampu mengubah situasi.

Kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri, terutama karena terjadi di kandang sendiri dan dipicu oleh kesalahan individu.

Di sisi lain, pelatih Brentford, K. Andrews, layak mendapat pujian. Timnya menunjukkan karakter kuat, mampu bangkit dari ketertinggalan, dan memanfaatkan kelemahan lawan. Strategi yang diterapkan berjalan efektif, terutama dalam memaksimalkan serangan balik.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental Brentford saat bermain tandang, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam persaingan liga.

  • TOPIK
  • Brentford
  • Hasil Bola
  • Newcastle United
  • ← Kembali ke daftar artikel