Ucapan penghormatan datang dari berbagai pihak di dunia sepak bola. Sementara itu, para pendukung Liverpool masih berusaha mencerna kenyataan bahwa mereka akan kehilangan sosok kunci sekaligus pencetak gol terbanyak klub sepanjang sejarah Premier League.
Kini, perhatian mulai beralih ke dua pertanyaan penting: bagaimana langkah Liverpool selanjutnya, dan ke mana Salah akan melanjutkan kariernya?
Salah Diprediksi Ambil Keputusan Tak Terduga
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai bahwa Salah kemungkinan tidak akan langsung menerima tawaran besar dari Liga Arab Saudi. Sebaliknya, ia melihat peluang sang pemain untuk tetap bertahan di kompetisi Eropa, bahkan membuka kemungkinan pindah ke Italia.
Selama beberapa tahun terakhir, klub-klub dari Arab Saudi terus berusaha merekrut Salah dengan tawaran finansial besar. Kini, setelah kepastian kepergiannya dari Liverpool, peluang transfer ke kawasan tersebut dinilai semakin terbuka, dan banyak pihak memperkirakan pemain berusia 33 tahun itu akan mengikuti jejak bintang dunia lainnya ke sana.
Namun, Carragher memiliki pandangan berbeda. Ia menilai bahwa performa tinggi dan mentalitas kompetitif Salah masih mendorongnya untuk bermain di level tertinggi Eropa.
Dalam pernyataannya di podcast The Overlap, Carragher menyebut bahwa karakter Salah yang ambisius mirip dengan Cristiano Ronaldo membuatnya belum akan meninggalkan sepak bola elite dalam waktu dekat. Ia juga meyakini Salah masih ingin meningkatkan catatan di Liga Champions serta jumlah golnya secara keseluruhan.
Carragher menambahkan bahwa Salah kemungkinan masih merasa dirinya berada di level terbaik dan belum melihat kepindahannya sebagai akhir dari karier di level tertinggi.
Hambatan dalam Mencari Pengganti Salah
Dalam upaya mencari pengganti Salah, sejumlah nama telah muncul, namun salah satu yang paling menarik perhatian adalah Michael Olise. Winger milik Bayern Munchen itu tampil luar biasa musim ini dengan mencatatkan 16 gol dan 27 assist, menjadikannya salah satu talenta menyerang paling menjanjikan di Eropa.
Meski demikian, peluang Liverpool untuk merekrut Olise dinilai sangat kecil. Bayern disebut tidak memiliki rencana untuk melepas pemain yang dianggap sebagai bagian penting dari skuad mereka.
Selain itu, terdapat ketegangan di balik layar yang turut mempersulit potensi negosiasi. Situasi ini berkaitan dengan keberhasilan Liverpool merekrut Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu.
Wirtz didatangkan ke Anfield dengan nilai transfer mencapai sekitar Rp2,3 triliun (£116 juta), meskipun sebelumnya juga diminati oleh Bayern dan Manchester City. Klub raksasa Jerman itu sebelumnya yakin bisa mengamankan transfer tersebut, namun Liverpool justru keluar sebagai pemenang.
Walau performa Wirtz belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi berdasarkan nilai transfernya, kekecewaan Bayern terhadap proses negosiasi tersebut masih terasa. Menurut laporan yang diungkap Fabrizio Romano, Bayern tidak puas dengan cara Liverpool menjalankan proses transfer dan kini enggan membantu memperkuat rival dengan menjual pemain bintang mereka.
Tantangan Besar Liverpool di Bursa Transfer
Situasi ini menegaskan bahwa Liverpool menghadapi tantangan besar. Menggantikan pemain sekelas Salah bukanlah tugas mudah. Klub kemungkinan harus memperluas pencarian mereka untuk menemukan sosok yang mampu mengisi peran penting tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang.