AC Milan menelan kekalahan 0-1 dari Parma pada pertandingan Serie A di San Siro. Gol semata wayang Mariano Troilo di penghujung pertandingan, yang sempat dianulir wasit Piccinini sebelum disahkan lewat tinjauan VAR, memastikan Rossoneri kehilangan poin penuh di kandang sendiri.
Hasil ini menjadi kekalahan kedua Milan di liga musim ini. Sebelumnya, mereka juga tumbang pada pekan pembuka saat menghadapi Cremonese dengan skor 1-2, juga di San Siro. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian 24 pertandingan liga tanpa hasil negatif. Di klasemen, Inter kini unggul 10 poin dan semakin menjauh, sementara Milan gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dari Napoli dan Juventus dalam persaingan tiket Liga Champions.
Peluang Terbuang, Parma Sabar Bertahan
Milan menguasai jalannya pertandingan sejak awal, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Christian Pulisic dan Ardon Jashari beberapa kali menguji Edoardo Corvi, namun kiper Parma itu tampil sigap. Corvi juga menepis sepakan Pulisic dari sudut sempit setelah keluar cepat dari sarangnya.
Sebelum turun minum, peluang emas hadir ketika Adrien Rabiot menyundul bola lambung kiriman Davide Bartesaghi ke arah Pulisic. Dari jarak sekitar 13 meter, tembakan Pulisic melebar.
Rafael Leao sempat mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi di kotak penalti. Tak lama berselang, Milan memperoleh dua peluang beruntun. Leao menerima umpan terobosan Alexis Saelemaekers, namun Corvi berhasil menyentuh bola lebih dulu. Bola liar disambar Pulisic, tetapi tekel putus asa Troilo menggagalkan peluang tersebut tepat di depan gawang kosong.
Parma lebih banyak tertekan, namun sempat mengancam ketika Emanuele Valeri gagal menyambut umpan silang dalam posisi terbuka, memaksa Mike Maignan melakukan penyelamatan sulit.
Pada menit ke-64, Milan nyaris memecah kebuntuan. Bola hasil sapuan buruk dari situasi sepak pojok jatuh di tiang jauh dan disambar Leao dengan tendangan akrobatik kaki kanan. Bola membentur bagian dalam tiang dekat, bergulir di garis gawang, lalu keluar di sisi lainnya.
Gol Troilo dan Kontroversi VAR
Strahinja Pavlovic yang masuk sebagai pemain pengganti sempat menyundul tendangan bebas melebar. Namun momen penentuan justru datang dari kubu tamu.
Parma mencetak gol lewat situasi sepak pojok ketika Troilo melompat di tiang jauh, melewati Bartesaghi, dan menanduk bola masuk ke gawang. Wasit sempat meniup peluit tanda pelanggaran, tetapi setelah peninjauan VAR, gol disahkan. Valenti dinilai hanya menghalangi posisi Maignan tanpa melakukan pelanggaran langsung, sehingga keputusan awal dibatalkan.
Di sisa waktu, Niclas Fullkrug dua kali mengancam lewat sundulan dari sepak pojok, namun satu melambung dan satu lagi dibelokkan tipis di sisi tiang dekat.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Milan. Selain gagal menjaga jarak dengan para pesaing di papan atas, selisih 10 poin dari Inter membuat peluang perebutan gelar semakin berat. Parma, yang datang dengan dua kemenangan beruntun, mampu memaksimalkan salah satu dari sedikit kesempatan yang mereka miliki dan pulang membawa tiga poin berharga dari San Siro.