Dua gol dari Beckham Putra tercipta di menit ke-15 dan menit ke-25, sementara di babak kedua keunggulan skuat Garuda bertambah menjadi 4-0 lewat tambahan gol dari Ole Romeny di menit ke-53 dan gol dari Mauro Zijlstra di menit ke-75.
Babak Pertama, Beckham Putra Cetak Dua Gol
Sejak peluit awal dibunyikan, tim tamu langsung mencoba mengambil kendali permainan dengan melancarkan serangan lebih dulu.
Pada menit ke-2, upaya awal Saint Kitts-Nevis melalui umpan silang berhasil digagalkan oleh Jay Idzes yang sigap melakukan blok. Tak lama berselang, Ramadhan Sananta sempat terjatuh di area penalti lawan, namun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Indonesia kemudian mulai mengembangkan permainan. Jordi Amat dan Calvin Verdonk yang berperan di lini tengah aktif mengalirkan bola ke sektor sayap, mengandalkan pergerakan Beckham Putra dan Kevin Diks. Tekanan tinggi yang diterapkan skuad Garuda membuat lawan kesulitan menguasai bola dengan nyaman.
Intensitas serangan Indonesia terus meningkat. Pada menit ke-9, Jordi Amat memenangkan sepak pojok yang dieksekusi Dony Tri Pamungkas. Umpan yang dikirim ke kotak penalti disambut sundulan Jordi, namun arah bola masih melambung di atas gawang.
Upaya tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-15. Ole Romeny menunjukkan visi permainan yang baik dengan memberikan umpan terukur kepada Beckham Putra yang lolos dari penjagaan.
Beckham memanfaatkan peluang tersebut dengan sangat efektif. Ia berlari melewati satu pemain bertahan, mengecoh penjaga gawang, lalu menyelesaikan peluang menjadi gol. Keunggulan ini langsung meningkatkan kepercayaan diri para pemain Indonesia, didukung sorakan suporter yang memenuhi stadion.
Permainan di lini tengah juga terlihat solid. Jordi Amat, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks mampu menjaga penguasaan bola dengan baik, membuat Saint Kitts-Nevis kesulitan mengembangkan permainan hingga beberapa kali melakukan kesalahan.
Dominasi Indonesia berlanjut hingga menghasilkan gol tambahan pada menit ke-25. Kombinasi permainan cepat antara Ramadhan Sananta dan Ole Romeny membuka celah di pertahanan lawan.
Melihat ruang kosong, Romeny kembali memberikan umpan matang kepada Beckham Putra. Tanpa kawalan, Beckham dengan mudah melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dijangkau kiper, menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Setelah gol kedua, tekanan Indonesia semakin meningkat. Sejumlah pemain seperti Sananta, Romeny, hingga Rizky Ridho aktif masuk ke area pertahanan lawan untuk menciptakan peluang tambahan.
Menjelang akhir babak pertama, Sananta kembali mendapatkan kesempatan dari sisi kanan. Namun aksinya dihentikan secara keras oleh pemain bertahan lawan. Wasit sempat meninjau kejadian tersebut melalui VAR untuk potensi kartu merah, tetapi keputusan akhir hanya memberikan tendangan bebas bagi Indonesia.
Hingga turun minum, skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Timnas Indonesia.
Dua Gol Tambahan di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua pertandingan, Timnas Indonesia tetap mempertahankan intensitas permainan dan langsung menekan sejak awal babak.
Gol ketiga akhirnya tercipta pada menit ke-53 melalui Ole Romeny. Situasi bermula dari sepak pojok yang dimanfaatkan dengan baik di dalam kotak penalti. Romeny berhasil melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper, sehingga membawa Indonesia semakin menjauh dengan keunggulan tiga gol.
Dominasi permainan terus berlanjut hingga pertengahan babak kedua. Indonesia tetap konsisten mengontrol jalannya laga dan menciptakan peluang berbahaya ke area pertahanan lawan.
Pada menit ke-75, Indonesia kembali menambah keunggulan. Mauro Zijlstra sukses menyelesaikan umpan terobosan dengan baik. Dalam situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang, ia dengan tenang mengarahkan bola ke sudut kanan gawang Saint Kitts-Nevis.
Gol tersebut memastikan keunggulan semakin lebar bagi Timnas Indonesia, sekaligus menegaskan dominasi mereka sepanjang pertandingan.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia: Maarten Paes; Rizky Ridho, Jay Idzes, Elkan Baggott; Kevin Diks, Jordi Amat, Calvin Verdonk, Dony Tri Pamungkas; Beckham Putra, Ramadhan Sananta, Ole Romeny.
Pelatih: John Herdman.
Saint Kitts-Nevis: Julani Archibald; Ethan Bristow, Romaine Sawyers, Malique Roberts, Daron Thomas; Mervin Lewis, Yohannes Mitchum, Tiquanny Williams; Kyle Kelly, Harrison Panayiotou, Omari Sterling-James.
Pelatih: Marcelo Serrano.