Arsenal meraih kemenangan 4-1 atas Tottenham Hotspur dalam derbi London utara di Tottenham Hotspur Stadium pada hari Minggu 22 Februari 2026, lewat dua gol Viktor Gyokeres dan dua gol Eberechi Eze. Hasil ini bukan sekadar kemenangan prestisius atas rival sekota, tetapi juga membawa Arsenal unggul lima poin di puncak klasemen Liga Inggris.
Sejak awal laga, Arsenal tampil lebih dominan. Penguasaan bola berada di tangan tim tamu, dan sejumlah peluang sudah tercipta dalam 10 menit pertama. Gyokeres sempat melihat sundulannya diblok, sementara Leandro Trossard mencoba peruntungan dari jarak sekitar 27 meter ketika kiper tuan rumah berada di luar posisinya. Upaya itu masih bisa diamankan pemain belakang Spurs.
Tekanan Arsenal sempat terhenti karena gangguan teknis pada perangkat komunikasi wasit yang membuat laga tertunda sekitar lima menit. Setelah pertandingan dilanjutkan, William Saliba dan Trossard kembali mengancam, tetapi belum menemui sasaran.
Saling Balas Gol di Babak Pertama
Gol pembuka akhirnya lahir lewat Eze pada menit ke-30. Berawal dari aksi Bukayo Saka yang melewati Pape Matar Sarr di sisi lapangan, bola dikirim ke kotak penalti dan dikontrol Eze sebelum melepaskan tembakan terarah yang membawa Arsenal unggul 1-0.
Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit. Declan Rice kehilangan bola di depan kotak penalti, dan Randal Kolo Muani memanfaatkannya dengan melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dibendung David Raya.
Pertandingan menjadi lebih terbuka setelah itu. Saka sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan, tetapi gagal menuntaskan peluang. Trossard juga nyaris mencetak gol sebelum bola tipis mengenai tumit Yves Bissouma dan berbuah sepak pojok.
Arsenal Menjauh di Babak Kedua
Babak kedua kembali diawali dengan penundaan singkat karena masalah komunikasi perangkat wasit. Ketika laga dimulai lagi, Gyokeres langsung memberi dampak. Menerima umpan Jurrien Timber di luar kotak penalti, penyerang asal Swedia itu mengontrol bola dan melepaskan tembakan keras yang membawa Arsenal kembali unggul. Gol tersebut menjadi gol ke-14 Gyokeres musim ini.
Spurs sempat mencetak gol melalui Kolo Muani, tetapi dianulir karena pelanggaran terhadap Gabriel dalam prosesnya.
Pada menit ke-60, Arsenal memperlebar jarak. Kombinasi antara Gyokeres, Eze, dan Saka menciptakan kemelut di kotak penalti. Bola liar jatuh ke kaki Eze yang tanpa kesalahan menuntaskannya menjadi gol kedua pribadinya. Ia menjadi pemain Arsenal pertama yang mencetak lima gol melawan Spurs dalam satu musim.
Tottenham yang kini dilatih Igor Tudor mencoba bangkit. Richarlison hampir memperkecil ketertinggalan setelah tembakannya melewati sela kaki Raya, tetapi sang kiper dengan sigap menarik bola tepat di garis gawang.
Gol penutup datang pada masa tambahan waktu. Gyokeres menahan tekanan Archie Gray sebelum melepaskan tembakan yang memastikan kemenangan 4-1 bagi Arsenal.
Rekor dan Dampak Kemenangan
Kemenangan ini menandai empat kemenangan tandang beruntun Arsenal atas Spurs, rekor yang terakhir kali dicapai pada 1955. Arsenal juga mencatat kemenangan terbesar di kandang Spurs sejak kemenangan 5-0 pada Desember 1978.
Tottenham kini telah kalah delapan kali di kandang pada musim ini, dan menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan kandang maupun tandang di Premier League sepanjang 2026. Bagi Tudor, kekalahan ini membuatnya menjadi manajer pertama Spurs sejak 2012 yang kalah dalam laga Premier League pertamanya.
Secara individu, Eze kini mengoleksi lima gol dalam derbi musim ini, sementara Gyokeres telah mencetak delapan gol sepanjang 2026 di semua kompetisi, terbanyak dibanding pemain Premier League lainnya pada periode tersebut.
Arsenal akan menjalani pekan tanpa laga tengah pekan untuk pertama kalinya pada 2026 sebelum menjamu Chelsea akhir pekan nanti. Setelah itu, mereka akan bertandang ke Brighton dan melanjutkan perjalanan di Piala FA menghadapi Mansfield Town.