Pertarungan menuju final Liga Champions 2025/2026 di Budapest telah resmi terbuka. Undian atau drawing babak 16 besar, perempat final, hingga semifinal ang digelar di Nyon pada Jumat, 27 Februari, telah usai digelar dan kini para kandidat juara sudah mengetahui rute yang harus ditempuh sebelum mencapai partai puncak pada 31 Mei 2026.
Undian ini tidak sekadar menentukan lawan di 16 besar, tetapi juga langsung mengunci bagan hingga semifinal. Artinya, setiap klub sudah bisa membaca potensi jalur berat atau relatif lebih terbuka sejak awal fase gugur.
Hasil Undian 16 Besar Liga Champions
Berikut pasangan babak 16 besar:
- Paris Saint-Germain vs Chelsea
- Galatasaray vs Liverpool
- Real Madrid vs Man City
- Atalanta vs Bayern
- Newcastle vs Barcelona
- Atlético de Madrid vs Tottenham
- Bodø/Glimt vs Sporting CP
- Leverkusen vs Arsenal
Duel Real Madrid kontra Man City langsung menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim yang dalam beberapa musim terakhir rutin bertemu di fase krusial. Sementara itu, jalur lain juga menghadirkan laga dengan tensi tinggi seperti Paris Saint-Germain melawan Chelsea dan Newcastle menghadapi Barcelona.
Babak 16 besar akan dimainkan pada 10 atau 11 Maret serta 17 atau 18 Maret 2026.
Bagan Menuju Semifinal Sudah Terkunci
Dari hasil undian, perempat final akan mempertemukan:
- Pemenang Paris/Chelsea vs Galatasaray/Liverpool
- Pemenang Real Madrid/Man City vs Atalanta/Bayern
- Pemenang Newcastle/Barcelona vs Atlético/Tottenham
- Pemenang Bodø/Glimt/Sporting CP vs Leverkusen/Arsenal
Semifinal kemudian akan mempertemukan:
- Wakil dari jalur PSG, Chelsea, Galatasaray, atau Liverpool melawan wakil dari jalur Real Madrid, Man City, Atalanta, atau Bayern
- Wakil dari jalur Newcastle, Barcelona, Atlético, atau Tottenham melawan wakil dari jalur Bodø/Glimt, Sporting CP, Leverkusen, atau Arsenal
Perempat final dijadwalkan pada 7 atau 8 April serta 14 atau 15 April 2026. Semifinal dimainkan pada 28 atau 29 April dan 5 atau 6 Mei 2026.
Dengan struktur ini, sejumlah raksasa Eropa berpotensi saling menyingkirkan lebih awal. Jalur yang mempertemukan Real Madrid atau Man City dengan Atalanta atau Bayern, lalu berpotensi menghadapi pemenang dari duel Paris Saint-Germain, Liverpool, atau Chelsea, menciptakan blok persaingan yang padat sejak perempat final.
Situasi ini membuat konsistensi dan kedalaman skuad menjadi faktor penentu, karena setiap dua pekan menghadirkan laga dengan level intensitas final.
Mekanisme Undian dan Keuntungan Posisi
Proses undian dilakukan berdasarkan peringkat akhir fase liga. Klub ditempatkan dalam empat pasangan unggulan sesuai posisi, yakni peringkat 1 dan 2, 3 dan 4, 5 dan 6, serta 7 dan 8.
Empat mangkuk undian disiapkan sesuai pasangan peringkat tersebut. Proses dimulai dari tim peringkat 7 dan 8 hingga terakhir peringkat 1 dan 2. Tim yang pertama ditarik ditempatkan di sisi silver dalam bagan, sementara pasangannya otomatis berada di sisi blue.
Penempatan ini bukan sekadar teknis visual. Tim yang berada di baris bawah setiap pasangan laga akan memainkan leg kedua di kandang. Selain itu, pemenang semifinal dari sisi silver akan berstatus sebagai tim tuan rumah nominal pada final di Budapest.
Karena posisi di bagan sudah ditentukan sejak undian play-off fase gugur dan 16 besar, jalur hingga final otomatis mengikuti struktur tersebut tanpa undian tambahan untuk menentukan urutan kandang tandang.
Kini, dengan jalur yang sudah jelas, persaingan memasuki fase yang tidak lagi menyisakan ruang untuk kesalahan kecil. Setiap detail, mulai dari strategi dua leg hingga manajemen rotasi, bisa menentukan siapa yang benar-benar sampai ke Budapest pada akhir Mei nanti.