Chelsea melanjutkan tren positif mereka di Premier League setelah menundukkan Wolves dengan skor 3-1 di Stadion Molineux. Kemenangan ini ditentukan oleh penampilan luar biasa Cole Palmer yang mencetak hat-trick pada babak pertama, sekaligus memastikan kemenangan keempat beruntun tim asuhan Liam Rosenior di liga.
Bermain di bawah hujan deras, Chelsea tampil agresif sejak menit awal. Mereka langsung mengambil kendali permainan dan membuat Wolves kesulitan mengembangkan permainan. Palmer menjadi pusat perhatian setelah mencetak tiga gol hanya dalam tempo satu babak.
Hasil ini membuat Chelsea tetap menjaga jarak dengan Manchester United dalam persaingan papan atas. Sementara itu, Wolves harus menerima kenyataan pahit karena peluang mereka untuk bertahan di Premier League kembali terancam.
Dominasi Chelsea dan Dua Penalti Palmer
Chelsea membuka keunggulan pada menit ke-13. Joao Pedro dijatuhkan di dalam kotak penalti, dan Palmer yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya melewati kiper Jose Sa dan membawa tim tamu unggul lebih dulu.
Beberapa menit kemudian, Cole Palmer sempat menunjukkan kekecewaan ketika Malo Gusto memilih menembak sendiri dari jarak dekat. Jose Sa mampu menggagalkan peluang tersebut, padahal Palmer berada dalam posisi lebih baik untuk menerima umpan.
Sepuluh menit sebelum jeda, Chelsea kembali mendapat hadiah penalti setelah Joao Pedro dilanggar Yerson Mosquera. Palmer kembali maju sebagai algojo dan menempatkan bola ke sisi berlawanan dari arah Jose Sa. Gol ini menjadi gol ke-50 Palmer bersama Chelsea.
Keunggulan Chelsea semakin melebar hanya tiga menit berselang. Serangan rapi yang diawali dari 16 rangkaian operan diakhiri dengan umpan tarik Marc Cucurella. Palmer menyambutnya dari jarak dekat untuk melengkapi hat-trick di babak pertama. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah kompetisi yang mencetak tiga hat-trick pada babak pertama.
Perlawanan Wolves di Babak Kedua
Wolves tampil lebih berani setelah turun minum. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-55 melalui situasi bola mati. Tolu Arokodare mencetak gol dari jarak dekat dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Chelsea melakukan pergantian pemain pertama pada menit ke-61. Palmer yang menit bermainnya sedang diatur digantikan oleh Alejandro Garnacho. Meski mendapat tekanan, Chelsea tetap mampu menjaga keseimbangan permainan hingga akhir laga.
Tim tamu sempat mendapat kekhawatiran ketika Andrey Santos harus ditarik keluar dan digantikan Jorrel Hato karena mengalami benturan. Kondisinya masih menjadi perhatian bagi tim pelatih Chelsea.
Chelsea Bertahan hingga Akhir Laga
Wolves terus berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit terakhir, namun penyelesaian akhir mereka kurang maksimal. Peluang terbaik datang tiga menit sebelum laga usai melalui Pedro Neto. Menerima umpan silang dari Enzo Fernandez, Neto yang tidak terkawal gagal mengarahkan sundulannya ke gawang.
Chelsea akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Meski gagal mencatatkan clean sheet, kemenangan ini tetap menjadi modal penting bagi Rosenior dan anak asuhnya dalam menjaga konsistensi performa menjelang fase akhir musim.
Cole Palmer menjadi sosok paling menonjol dalam pertandingan ini. Hat-trick di babak pertama tidak hanya menentukan hasil laga, tetapi juga memberi dorongan besar bagi lini serang Chelsea dalam menghadapi persaingan ketat di sisa musim.